September 2008
1 post
April 2008
12 posts
sshhhh,,,
iya„ lagi.
it's 2005 all over again if u know what i mean
Je ne demande jamais toi pour venir ici!!!! Tu m’a dit que tu aies pu me comprend…TA GEULE.
,
sy lg gak nafsu disiksa, dan gak pernah niat buat nyiksa. [iya„ kamu juga] kamu enggan bicara, saya malas baca. diam dulu saja ya
hari ini "terserah padamu mau berpersepsi apa"...
Jadi…mari kita tersiksa bersama?
Tidakkah terlintas di benakmu bahwa membaca seringkali membuatku tersiksa?
tatap muka. bicara. saling terbuka. apa adanya. itu saja.
another thin line
jangan paksakan diri mengerti. Mengerti adalah satu dari sedikit hal yang akan kehilangan arti waktu melibatkan kata ‘terpaksa’, ‘memaksa’, ataupun ‘dipaksa’. Boleh berusaha, tapi jangan dengan (lalu ter) paksa. “Kemeja dan tas itu sama-sama merah muda, putih gambarnya. Tapi kemeja bergambar bunga dan tas begambar bola. Begitu menyadarinya aku berair...
awan membentuk wajahmu desah angin tiupkan namamu bulan sabit lengkungkan senyummu tabur bintang serupa kilau auramu sebaris kata lalu membentuk nada firasat dalam jeda dihari kedua di sudut senja. esok berbisik tentang kita. cinta dan air mata. nestapa dan gelak tawa. tutup jendela rapat-rapat! jangan dilihat. biar bias di tembok luar sana. biar tak sesak ruang ini oleh prasangka. di sudut...
luas tak berbatas
melukiskanmu dengan bintang, menyanyikanmu bernada pelangi menarikan kita sepanjang petang, berdansa-dansi menanti pagi kerlipan penuhi mata menyala berwarna-warni dan berganti putih, begitu garis tipis terlewati hanya putih, sampai nanti… venus berbisik, “Apa memang itu yang kau cari?”
memotong si sombong
Sekarang saya tau kenapa harus terus mengingatMu. Supaya terhindarkan dari kesombongan yang tak perlu…Yang menyesatkan dan bawa jiwa membeku. Terimakasih hari ini untuk dunia yang masih melintasi mataku.
March 2008
6 posts
mari cermati hati
Coba kau tarik garis pada bintang, dan menarilah di titiannya. Tidakkah Dia bentangkan langit dengan segala hiasannya agar dapat kau kecap dengan nikmat? Agar dapat kau pelajari dengan cermat? Takkan pernah habis waktu bagimu mengarunginya.Takkan mungkin kau temui ujung pangkalnya. Cukuplah kau menari di tengah hamparannya. Cukuplah kau tersungkur dalam kenikmatan mencermatinya.
waktu yang lucu
Empat kurang seperempat, lewat tengah malam. Si dia memarahi sepasang matanya yang belum terpejam. “Malah sibuk melototin jam…” Misuh-misuh. Rusuh. Abisnya sih…kepikiran. Siapa ya yang membuat konsep waktu? Buat apa? Mungkin konsep awalnya ya supaya kita yang cukup beruntung dikasih nyawa, bisa menghargai kesempatan-kesempatan yang kita punya. Konsep awal yang konsep...
Cepat pulang,
tengah kuhangatkan satu ceret penuh melodi tentang cinta.
Cepat...
– Rafika Fals & Iwan Duri, saat minim Inspirasi.
i need some fine line and you. [you need to be...
9.10 am hati-hati yang berat memang harusnya dicairkan dengan yang hangat. ada kesepakatan tak sengaja malam tadi, bahwa hati-hati kita akan di terapi dengan hal-hal yang meski berarti tapi tak terlalu tinggi. [iyalah…namanya juga hati, pasti nggak tinggi. Kalau terlalu diatas itu namanya angan tak berbatas] daun berguguran di halaman belakang. sedikit sinar, sedikit terang. dua baris semut...
Hari ini, mulai mencari.
2 cappuccino berbusa putih Satu surau di pojok halaman Terapi hati akhirnya terjadi Terapi hati akhirnya dimulai